Goldfish of China


Evolusi Ikan Maskoki

Ikan Maskoki adalah ikan yang termasuk dalam keluarga Cyprinidae dari Cyprinoid dalam aspek Zoologi. Ikan Maskoki merupakan ikan asli yang berasal dari China. Bahkan pada masa kini, Ikan Maskoki tetap dianggap sebagai Ikan Maskoki dari China yang mendunia. Ikan Maskoki terkenal karena warnanya yang cemerlang, postur tubuhnya yang anggun, dan juga gaya renangnya yang elegan; seindah dan sebaik perilakunya yang damai. Sifat-sifat ini seolah melukiskan sosok “peri baik hati yang memiliki sisik emas di sekujur tubuhnya” atau “Bunga Peoni yang berenang di dalam air” di sebagian besar benak orang China. Di benak kalangan orang barat, sifat-sifat ini seolah melukiskan “ikan suci Oriental”.

Jauh di masa lalu, tepatnya di masa Dinasti Tang (618 – 907 M), “kepercayaan pada Buddhisme dan menghindari pembunuhan pada semua makhluk hidup” sedang berlaku pada masa itu. Di masa itu, banyak Fangshengchi (kolam untuk membebaskan hewan yang ditangkap) yang dibangun sebagai tempat pembesaran Aureate crucian. Akibatnya, ikan crucian yang dilindungi tersebut perlahan berubah menjadi ikan hias yang dibudidayakan secara semi. Di masa Dinasti Song (960 – 1279 M), budidaya ikan ini berubah dari semi pembudidayaan domestik menjadi pembudidayaan domestik, dan ikan ini (Maskoki) sudah mulai diternakkan. Budaya ini berlangsung sampai masa akhir Dinasti Ming (1368 – 1644 M). Budidaya Ikan Maskoki memasuki masa kejayaannya, ketika maskoki dengan ekor ganda berhasil dibudidayakan. Sejak saat itu, banyak varietas dengan bentuk yang aneh hingga bentuk yang bernilai tinggi berhasil ditemukan, misalnya Bubble Eye, “goose neck”, reversed gill”, Pompom, dan lain sebagainya.

Di masa Dinasti Song (960 – 1279 M), ketika budidaya Ikan Maskoki berubah menjadi pembiakan buatan, beberapa varietas maskoki turut disebarkan ke Jepang. Di awal abad ke-17, beberapa varietas maskoki juga diperkenalkan ke Portugis dan Britania. Di tahun 1728, Belanda memulai pembiakan maskoki yang dalam waktu singkat langsung memenangi pasar Eropa. Di abad ke-18, maskoki diperkenalkan ke Amerika Serikat. Pada masa kini, Ikan Maskoki sudah merebak ke seluruh dunia, dan dapat dikenali lebih dari 300 jenis varietas.

Tipe Ikan Maskoki

Ikan Maskoki China, berdasarkan karakter bentuk kepala, tubuh, ekor dan sirip punggungnya (dorsal fin), dapat diklasifikasikan ke dalam empat tipe; yaitu tipe Crucian, tipe Wen, tipe Dragon, dan tipe Egg.

Tipe Crucian memiliki postur tubuh yang mirip dengan maskoki pada umumnya (common goldfish), yang merupakan tipe varietas paling awal yang hidup di alam liar. Bentuk tubuhnya panjang dan langsing, mata yang kecil, dan dengan ekor tunggal; adalah ciri karakteristik utamanya. Tipe Crucian berenang cepat dan tidak takut pada manusia. Setelah melewati budidaya yang panjang, bahkan tipe Crucian dapat berenang mengikuti suara dering ataupun bersama rombongan untuk mengejar makanan. Menurut warna dan kilau tubuhnya, tipe ini bisa dibagi ke dalam beberapa variasi, yaitu “white-grass crucian”, “aurum crucian”, “inkiness crucian”, “yellow-black crucian”, dan “red-white crucian”.

Tipe Wen () memiliki karakterisrik bentuk tubuh pendek, kepala dan bibir yang lonjong, perut yang bulat, mata yang kecil dan datar; tidak menonjol keluar dari rongga orbital seperti tipe maskoki yang lain. Nama “Wen” dipakai karena mempertimbangkan tipe ikan ini dari bentuk sirip punggung dan sirip ekor yang besar, yang kelihatan mirip dengan aksara Mandarin “ (wen). Warna tubuh Ikan Maskoki tipe Wen pada umumnya berwarna merah, merah-hitam, merah-putih, biru, ungu, dan bintik-bintik panca warna. Beberapa varietas Ikan Maskoki tipe Wen yang terdepan adalah Lionhead dan Pearlscale.

Maskoki tipe Dragon Eye merupakan wakil dari “tipe Dragon” yang memiliki karakteristik unik berupa bentuk tubuh yang pendek dan tebal, memiliki sirip punggung, memiliki sirip ekor yang besar,serta memiliki kepala yang datar dan lebar. Tipe ini dinamakan “Dragon Eye” karena mereka memiliki dua buah bola mata yang menonjol keluar dari rongga orbital. Secara garis besar, tipe Maskoki ini tersedia dalam warna merah, putih, hitam, merah-putih, serta panca warna. Varietas Maskoki tipe Dragon Eye yang terdepan adalah “red dragon-eye”, “white dragon-eye”, “red-white dappled dragon-eye”, blue dragon-eye”, “purple dragon-eye”, “tall-headed dragon-eye”, dan “redcap dragon-eye”.

Fitur utama dari tipe Egg terdapat di punggungnya yang tidak memiliki sirip (dorsal fin), badan cenderung bulat pendek dan terlihat seperti sebuah telur. Sirip ekornya memiliki empat daun ekor panjang yang berbeda, kepala yang lebar dan datar, serta mata yang juga datar. Warna tubuhnya cenderung mengandung warna merah, putih, panca warna, dan lain sebaginya. Beberapa varietas Maskoki utama yang tergolong sebagai tipe Egg adalah “egg fish”, “egg phoenix”, “longevity”, Bubble Eye, dan juga Chaotianyan (dengan mata yang menghadap ke atas; alias Celestial Eye).

Evolution of Goldfish

Goldfish, belonging to the Cyprinidae family of the Cyprinoid order in terms of Zoology, was originally produced in China. Up to the present, Goldfish is still reputed as Chinese Goldfish over the world. Goldfish is famous for its flamboyant color, Junoesque posture, and elegant swimming gesture, as well as quiet and tender temperament. It is described as the "fairy covered with golden scale" or "the peony in water" by Chinese people while crowned with "the oriental saint fish" by scholars in the West.

As far back as the Tang Dynasty (618-907), the fashion of "believing in Buddhism and abstaining the killing of living things" was prevailing. At that time, many Fangshengchi (pools for freeing captive animals) was constructed for breeding captured aureate crucians. As a result, the crucian under protection became a semi-cultivated pet fish. In the Song Dynasty (960-1279), fish cultivation transformed from semi-domestic breeding to domestic breeding, and Goldfish formally became a breed. It is until the last year of the Ming Dynasty (1368-1644), the cultivation of Goldfish enters its heyday, when the double tail-finned fish was cultivated. Since then, many varieties with odd shape and high ornamental value were brought into existence, such as Bubble Eye, "goose-neck, "reversed gill”, and Pompom, etc.

In the Song Dynasty (960-1279), when the Goldfish cultivation transformed to artificial breeding, some varieties were spread to Japan. In the early 17th century, some varieties were introduced to Portugal and Britain. In 1728, the Netherlands started artificial propagation of Goldfish which soon prevailed across Europe. In the 18th century, it was introduced to the United States. At present, Goldfish has pervaded all over the world, with more than 300 definite varieties.

Varieties of Goldfish

Chinese Goldfish, according to their characteristics of head, body, tail fin and the existing of back-fin, can be classified into four strains of breed, i.e., Crucian series, Wen series, Dragon series and Egg series.

1) Crucian series

Crucian series, similar to the common crucian in appearance, is the earliest variety living in wild grasses. Long and narrow streamlined body, small eyes, and single tail fin are the main characteristics of it. They swim quickly and are not afraid of human. Through long-term domestication, they can swim in ranks following people's ring tone or swarm together to scramble for food. In terms of color and luster, this series can be fallen into following varieties: white-grass crucian, aurum crucian, inkiness crucian, yellow-black crucian, and red-white crucian.

2) Wen Series

Wen () series are characterized by short body conformation, pointed head and lip, round abdomen, small and flat eyes which don't bulge out of the orbital cavity like other types of Goldfish. The name "Wen" is originated from its back-fin and big tail fin, which looks like the Chinese character "" (wen). The body color of "Wen series" Goldfish mainly consists of red, reddish black, red-white, blue, purple and dapple of five colors. The leading varieties include "Wen Goldfish", Lionhead and Pearlscale.

3) Dragon Series

The "Dragon Eye Goldfish" is the representative breed of the "dragon series", which is characterized by short and thick body conformation, back-fin, big tail fin, flat and wide head. It got the name "Dragon Eye" because its two eyeballs distinctly protrude out of the orbital cavity. Generally, the body color usually contains red, white, black, red-white dapple and dapple of five colors. The leading varieties include "red dragon-eye", "white dragon-eye", "red-white dappled dragon-eye", "blue dragon-eye, purple dragon-eye" "tall-headed dragon-eye", "redcap dragon-eye", etc.

4) Egg series

The main features of "egg series" are: no back-fin, fat and short body that looks like an egg. The tail fin has four leaves of different length, flat and wide head, and flat eyes. Its body color usually contains red, white, and dapple of five colors, etc. The main varieties include "egg fish", "egg phoenix", "longevity", Bubble Eye and "Chaotianyan" (with eyes facing upwards; aka Celestial Eye).

My Great Web page