Goldfish Spawning Methods


Pemijahan dan Pembuahan pada Ikan Maskoki

Di musim semi, dengan temperatur air yang sesuai, pencahayaan yang cukup, 2 atau 3 ekor Maskoki jantan terlihat sedang mengejar Maskoki betina di sampingnya; menandakan bahwa induk Maskoki sedang melakukan perkawinan dan pemijahan.

A. Musim Kawin dan Waktu untuk Berpijah

Ketika temperatur air berkisar antara 15o C sampai 25o C di musim semi, Maskoki bisa mulai untuk berpijah. Waktu yang tepat untuk melakukan pemijahan biasanya bergantung pada tempat masing-masing.

Dalam kondisi alami, indukan Maskoki yang berada di dalam satu kolam tidak bisa matang dan berpijah pada waktu yang bersamaan. Maskoki bisa berpijah beberapa kali. Pada umumnya, Maskoki akan mulai kawin dan berpijah pada saat fajar dan bisa berlanjut sampai pukul 09.00 pagi. Jumlah telur yang dipijahkan bergantung pada ukuran induk Maskoki, nutrisi, pertumbuhannya, yang mana menempati 20% dari total berat tubuh induk Maskoki betina.

B. Pemijahan Alami

Dalam perkembang-biakkan, cuaca hangat dan temperatur air beranjak ke 12o C, maka indukan Maskoki yang sudah matang akan mulai berpijah. Nafsu makan induk Maskoki betina akan meningkat pada 3-5 hari sebelum pemijahan, dan akan menurun 1-2 hari setelah pemijahan. Sedangkan induk Maskoki jantan akan bersikap sangat aktif dan suka mengejar induk Maskoki betina dengan agresif. Ketika pemijahan berlangsung, induk Maskoki betina berenang bolak-balik di dalam kolam. Induk Maskoki jantan akan mengejarnya, dan dengan penuh semangat ia akan menggunakan kepala, insang dan organ mutiara (benjolan seperti garam) di sirip dadanya untuk menubruk perut induk Maskoki betina. Induk Maskoki betina berenang secara tegas dan berirama, sehingga hal ini memberikan kekuatan untuk mendorong indung telur dari perut hingga keluar. Sel telur keluar dari indung telur dengan cara mengayunkan ekor, kemudian menyebar ke dalam air dan bersatu dengan sperma yang dikeluarkan oleh indukan Maskoki jantan. Dengan proses seperti inilah sel telur dibuahi.

Setelah tahap ini, sel telur yang telah dibuahi melekat di dinding kolam atau di dasar kolam. Dalam waktu satu sampai dua jam setelah telur ini dibuahi, telur-telur harus dipindahkan ke dalam kolam penetasan.

C. Pembuahan Buatan

Beberapa Maskoki sulit melakukan pemijahan yang dikarenakan beberapa faktor, misalnya karena persilangan dekat ataupun persilangan jauh. Beberapa varietas seperti Butterlfy Moor, Oranda dan Pearlscale mudah sekali terluka ketika induk jantan dan betina saling berkejaran dan kawin. Karena kondisi ini, pembuahan buatan adalah metode terbaik yang dapat diterapkan untuk menurunkan tingkat konsekuensi terluka pada indukan Maskoki dalam proses pemijahan.

1) Fertilisasi kering

Tangkaplah indukan Maskoki betina yang sedang matang dari kolam, selimuti indukan dengan handuk yang sudah dibasahi dengan air, lalu tekan perutnya perlahan hingga sel telurnya keluar. Tadahkan telur ini di atas sebuah gelas pembuahan yang steril. Kemudian tangkaplah indukan Maskoki jantan, dan lakukan hal yang sama hingga sperma jantan keluar. Sperma ini bisa disedot dengan sebuah pipa tabung, dan tuangkan ke dalam sebuah gelas yang diisi dengan garam fisiologis supaya encer. Setelah itu, tuangkan sperma ke dalam gelas yang berisi sel telur. Aduk pelan-pelan agar keduanya bisa bersatu. Untuk meningkatkan peluang keberhasilan pembuahan buatan ini, sel telur yang sudah dibuahi ini perlu disebarkan ke kolam khusus yang sudah disediakan sebelumnya. Setelah beberapa menit dan telur menempel dengan kuat di dalam kolam, goyangkan dengan pelan untuk mendorong pertemuan kedua sel kelamin ini, dan kemudian angkat dan pindahkan ke kolam khusus pembuahan.

2) Fertilisasi basah

Masukkan sebuah tangki yang sudah disiapkan sebelumnya ke dalam air (tirai kasa bisa dipakai). Angkat indukan Maskoki jantan dan indukan Maskoki betina. Hadapkan liang indung telur indukan Maskoki betina ke arah lubang saluran sperma dari indukan Maskoki jantan. Kemudian tekan perut mereka perlahan, sehingga sel telur keluar dari tubuh indukan Maskoki betina dan sperma keluar dari tubuh indukan Maskoki jantan. Sel telur akan menyucur keluar dan langsung bersentuhan dengan cairan sperma, kemudian turun ke bawah secara perlahan dan menempel di dasar kolam. Untuk mencegah sel telur dan sperma melekat hingga menumpuk bersama, kita harus memberi jeda waktu dan rehat pada kedua indukan Maskoki. Dengan usaha yang benar, maka sel telur dan sperma akan bertemu dan menyebar ke dalam tangki. Oleh sebab itu, sel telur dan sperma sudah difertilisasi di dalam air dan menempel di tangki pembuahan. Dengan demikian selesailah metode pembuahan buatan dengan teknik fertilisasi basah.

D. Merawat Indukan Maskoki dalam Pemijahan

Merupakan hal yang sangat penting untuk memulihkan dan menjaga kebugaran indukan Maskoki setelah pemijahan; juga sebelum pemijahan. Pengujian dan pemeriksaan berkala perlu dilakukan. Jika ada sesuatu yang tidak normal terjadi pada indukan Maskoki, contohnya, indukan Maskoki betina terlambat berpijah (sedikit lesu), sedangkan indukan Maskoki jantan lebih bugar; maka hasilnya bisa membuat indukan Maskoki betina keletihan karena kejaran dari indukan Maskoki jantan, hasilnya ia akan kewalahan. Permasalahan ini harus diselesaikan sedari awal.

Jangan memberi pakan kepada indukan yang sedang berlibido. Setelah pemijahan selesai dan nafsu makan muncul, pemberian pakan dapat disajikan sedikit demi sedikit untuk memulihkan kebugaran indukan Maskoki. Pisahkan indukan jantan dan indukan betina di kolam yang berbeda, dan isi kolam dengan air tua. Pemisahan ini sangat penting, khususnya bagi indukan Maskoki betina yang tidak boleh dicampur bersama di dalam kolam setelah pemijahan. Jika ada yang terluka, harus segera diobati dan disembuhkan agar tidak terinfeksi atau membawa penyakit lainnya.

Spawning and Fertilizing of Goldfish

Spring, with the adapted water temperature, light and so on, two or three pieces of male goldfish chase behind the female, indicating the parent fish begin to be in heat and spawn.

ASeason and Time for Spawning

When water temperature is between 15oC to 25oC in Spring, goldfish begin to spawn. The time for spawning depends on different areas. Under natural condition, the parent fish at the same pond can't be in heat and spawn as well as the same time. Goldfish spawn several times. In general, it begins at dawn and continues until 9 o'clock in the morning. The amount of spawned eggs lies on the fish's size, nutrition and growing, of which occupies 20% of her weight.

BNatural Spawning

During the propagation, the weather is warm and the water temperature continuously comes to 12oC, the mature parent fish begin to spawn. The female increases her appetite heavily during the prespawn of 3 to 5 days and reduces of 1 to 2 days. The male becomes very active and goes after the female. When spawn is coming, the female swims forth and back in the tank, using mouth to clear it. The male catches up with her and eagerly uses its head, gill and the pearl organ of the pectoral fins to bump against the female's belly. The female swims rhythmically, drastically in the tanks so as to cause the power for pressing ovary from stomach to the end. The ova flew out from the ovary by strongly swing of the tail, spread in the water and unite with the sperm flew out from the male's body. Thus the ova become fertilized. In the course of sinkage, the fertilized eggs adhere to the tank or the bottom, wall of the pond. And the eggs within one or two hours must be removed and placed in a hatching pond.

CArtificial Fertilizing

Some fish is limited by objective factors, such as close crossing and far crossing. But some varieties, such as butterfly moor, oranda, pearscale, are easy to injure the parent's caudal fins and scales when they are chasing and mating. Under this condition, artificial fertilizing is the only way for promoting the fertilizing rate and reducing the injure of the female fish in climax of heat. There are two ways of artificial fertilizing as below:

1. Dry fertilization

Catch up the female in climax of heat from the pond, absorb the water and lightly press its belly so that the ova flow into the clean glass, then take the mature male, repeat the process and comes out the white spermatic fluid from the male's body. This can be sucked by using a tube, and emptied into a glass filled with physiological saline to dilute, and then pour it into the glass containing ova. Slowly stir and make them contact well. To increase the chance of combination and finish the fertilizing action, it is necessary to spread equally fertilized eggs on the previously prepared tank at once. After standing several minutes and the eggs stick firmly to the tank, rock softly to push to contact, draw out and place it into hatching pond.

2. Wet fertilization

Put the right tank prepared in advance into water (curtain gauze can be used), make the female's vent opposite to the male's and press their belly in the meanwhile, the wirelike ova flow out from the female's body and the threadlike, milk white spermatic fluid from the male's. The ova stream directly to contact with the spermatic fluid, then drop slowly and stick to the tank. To prevent the ova and sperm from sticking together clustering and piling, handler must rhythmically relax the fish body. The struggling of the body makes the ova and sperm contact well and disperse in the tank. Accordingly, the ova and sperm finish the fertilizing action in the water and equally attach to the tank. Thus the artificial fertilizing is completed.

DCaring for Parent Fish in Spawning

It is very important for recovering and keeping health after spawning to strengthen care for parent fish. Frequent inspection and examination are necessary. If there are any abnormal phenomena to happen, for example, females delay spawning, males will be more or stronger than females in result females become exhausted by male's vigorous chasing, the fish are scrapped. These problems must be deal with at once. Don't feed when fish is in heat. After spawning and returning appetite, feeding can be added bit by bit to recover health. Separate male from female in different pond with old water, especially female can't be in the mixture pond after spawning. If one piece fish is injured, it's surface needs to be treated in time to prevent other fish from infection.

My Great Web page